www. alumnifatek.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortailPortail  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  KawanuaKawanua  Media Fatek OnlineMedia Fatek Online  KAMPUSKAMPUS  

Share | 
 

 Mendiknas Tegaskan Pilrek Ulang

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
anwarp

avatar

Jumlah posting : 122
Location : Jakarta
Registration date : 16.01.08

PostSubyek: Mendiknas Tegaskan Pilrek Ulang   Thu Mar 06, 2008 12:45 pm

Mendiknas Tegaskan Pilrek Ulang
Paling Lambat 7 April Tuntas

JAKARTA— Tanda tanya apakah pemilihan calon rektor (Pilcarek) Unsrat akan diulang atau tidak akhirnya terjawab. Menyusul keluarnya surat resmi Mendiknas Bambang Sudibyo pada Selasa (4/3) yang isinya menyatakan Pilcarek Unsrat harus diulang.
“Sesuai surat dari pak menteri yang dikirimkan kemarin (Selasa, 4/3), Pilcarek Unsrat mesti diulang. Tahap persiapan sampai pelaksanaan dimulai sejak 4 Maret dan 7 April harus selesai,” kata Irjen Depdiknas Mohamad Sofyan kepada koran ini, kemarin. Pengulangan proses Pilcarek Unsrat periode 2008-2012, menurut Sofyan, karena dari hasil pemilihan lalu ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan ketentuan yang berlaku, menyangkut keanggotaan senat. Yang melakukan pemilihan anggota senat yang pengangkatannya tidak sesuai aturan berlaku. Salah satu contoh, dosen yang tidak bertugas penuh di Unsrat ikut memilih.
“Harusnya yang duduk di anggota senat adalah dosen aktif. Artinya dia tidak dalam status tugas belaar. Kalau yang lagi tugas belajar di daerah A misalnya, kan tidak aktif mengajar itu, jadi tidak bisa dipilih,” jelas Sofyan.
Hal lain yang menjadi dasar Pilcarek ulang adalah proses pemilihannya belum pas. Setiap fakultas mengusulkan lima wakil dosen dan rektor memilih dua di antaranya untuk duduk di keanggotaan senat. “Semestinya, setiap fakultas mengusung dua wakil dosen agar sistem demokrasi jalan. Bukannya diusulkan lima dan baru dipilih dua,” tukas Sofyan.
Untuk percepatan proses Pilcarek ulang, Sofyan mengaku sudah meminta Sekretaris Senat Unsrat Prof Wokas menyiapkan langkah-langkah serta berbagai persiapan sejak kemarin. Ditanya siapa yang akan melaksanakan proses Pilcarek, dengan diplomatis dijawabnya, “sampai saat ini masih diserahkan kepada pejabat rektor Prof Lucky Sondakh. Tugas saya hanya mengawasi dan memantau. Tapi untuk besok atau besoknya lagi, saya tidak tahu karena itu kewenangan Mendiknas.”
Dalam Pilcarek ulang, semua elemen Unsrat diimbau untuk bisa menahan diri dan bersikap tenang. Setiap fakultas pun diminta mengusulkan kandidat calon rektor dan dua wakil dosen yang benar-benar aktif. “Fakultas bisa mengusung calon rektor yang pernah diusulkan sebelumnya. Namun, saya berharap dalam Pilcarek nanti, setiap calon rektor bisa legowo. Ini bukan pertarungan untuk menentukan kalah menang, tapi mencari seorang leader yang benar-benar qualified demi kemajuan Unsrat,” kata Irjen arif.
Dijadwalkan, hari ini (Kamis, 6/3), akan dilakukan pertemuan antara pihak senat dengan Irjen. Agenda utamanya adalah pembatalan hasil Pilcarek sebelumnya. ”Kami masih menunggu kepulangan Prof Sondakh dari konferensi rektor se-Indonesia Timur di Bali. Nantinya Prof Sondakh sebagai pejabat rektor yang akan mencabut hasil senat,” tukasnya.
Seperti diketahui, Senin (3/3) Irjen Mohamad Sofyan meninjau langsung Unsrat untuk kemudian dilaporkan ke Mendiknas. Menurut Sofyan, dari hasil pantauan di lapangan, kondisi kampus relatif kondusif dan terkendali. Proses belajar mengajar pun berjalan lancar, itu tergambar di Fakultas Teknik yang sebelumnya meliburkan mahasiswanya, sejak Senin sudah memulai perkuliahan kembali.
”Semuanya itu saya laporkan ke Mendiknas dan akhirnya Selasa (4/3) turun surat perintah Pilcarek ulang. Dengan demikian hasil Pilcarek Unsrat 2008-2012 dinyatakan batal,” tegas Sofyan.
Pantauan koran ini, di Unsrat kemarin Irjen Sofyan melakukan pertemuan tertutup kurang lebih empat jam dengan Sekretaris Senat Unsrat Prof FHM Wokas, Ketua Panitia Pilrek Prof Ruddy Tenda dan Prof R Solangs. Dari Depdiknas, selain M Sofyan juga Fuad Wiyono, Maralus Pangabean dan Salwin.
Prof Wokas enggan menjelaskan langkah-langkah sebagaimana yang diperintahkan Irjen. Ia beralasan harus menunggu kepulangan Prof Sondakh. “Pertemuan tadi hanyalah pertemuan informal antara Unsrat dengan Inspektorat Jenderal. Namanya juga Irjen jadi harus monitoring dunia pendidikan,” tuturnya sembari tersenyum.
Hal tersebut dibenarkan Pembantu Rektor I Prof B Moningka “Irjen itu kan mata dan telinga menteri untuk melaporkan.” Prof Ruddy Tenda mengaku bahwa belum ada pembicaraan tentang Pilrek Ulang. Sedangkan Donald Rumokoy saat ditemui di ruang kerjanya, belum bersedia memberi komentar.(esy/cw-2/cw-3/cw-6)- Manado Post

_________________
+ Thinking
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Mendiknas Tegaskan Pilrek Ulang
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Kode rahasia hp
» Selamat Ulang Tahun

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www. alumnifatek.forumotion.com :: Halaman Utama :: Tampilan Pada Portal-
Navigasi: