www. alumnifatek.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortailPortail  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  KawanuaKawanua  Media Fatek OnlineMedia Fatek Online  KAMPUSKAMPUS  

Share | 
 

 6 Profesor Perebutkan Kursi Rektor Unsrat

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 549
Registration date : 08.01.08

PostSubyek: 6 Profesor Perebutkan Kursi Rektor Unsrat   Wed Apr 09, 2008 11:44 am

Rabu, 09 April 2008

6 Profesor Perebutkan Kursi Rektor Unsrat



Meski resmi mendaftar se-bagai calon rektor (carek) Unsrat ada enam kandidat berpredikat profesor, namun sejumlah kalangan di senat meyakini hanya ada tiga ca-lon yang paling berpeluang. Mereka adalah carek yang menyodok tiga besar pada pemilihan lalu, yakni Prof Dr Donald Rumokoy MH, Prof Dr Ellen Kumaat DEA dan Prof dr Sarah Warouw.

Namun dengan bakal tam-pilnya 6 kandidat (lebih dari 3 calon) dalam Pilcarek (pemili-han calon rektor) tanggal 10 April esok, membuka peluang Prof Kumaat, untuk meraih suara signifikan dari anggota senat. Apa alasannya? Sebuah sumber anggota senat menga-takan, kubu Prof Rumokoy sa-ngat menginginkan yang maju ‘cukup’ tiga carek yang masuk posisi tiga besar lalu, yakni Prof Rumokoy, Prof Kumaat dan Prof
Warouw.
Dengan hanya tiga kandidat, maka Prof Rumokoy setidak-nya bisa mengulang hasil pil-carek sebelumnya, di mana dekan fakultas hukum itu mampu meraih suara ter-banyak. ‘’Tapi dengan calon yang lebih dari tiga kandidat, ini bisa mengalihkan peta kekuatan. Prof Kumaat me-mungkinkan diuntungkan,’’ ungkap salah satu petinggi fakultas ini.
Sedangkan kans Prof Wa-rouw, sebenarnya bisa terbuka besar jika tidak ada calon dari fakultas kedokteran yang masuk, selain dia. ‘’Tapi ter-nyata Prof dr Moningka ikut mendaftar. Bisa dipastikan suara kedokteran akan ter-bagi. Ini merugikan Prof Wa-rouw,’’ tandas sumber yang mengatakan, nama Prof Ku-maat sedang melejit saat ini. Apalagi perwakilan fakultas yang masuk di senat (20 orang) berubah dibandingkan sebe-lumnya.
Namun begitu, nama Prof Rumokoy diakuinya masih tetap pantas diperhitungkan, mengingat voter setianya sewaktu pilcarek lalu, masih cukup fanatik untuk memilih mantan Ketua KPUD Sulut tersebut. Lalu bagaimana kans calon lain di luar tiga besar tadi? ‘’Tanpa bermaksud me-remehkan, kans mereka masih lebih kecil dibanding Rumo-koy, Kumaat atau Warouw,’’ tandas sumber yang meminta namanya tidak perlu disebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilcarek Unsrat Prof Ir Ruddy Tenda DEA menyebutkan, sampai pendaftaran ditutup kemarin, ada enam calon rektor yang resmi mendaftar. Mereka adalah Prof Dr Donald Rumokoy SH MH, Prof Dr Ellen Kumaat DEA, Prof dr Sarah Warouw, Prof Dolfie Moko-agow, Prof Dr B H Moningka dan Prof KWA Masengi.
Penjabat Rektor Unsrat Prof Dr LW Sondakh MEc yang ditemui terpisah, memastikan bahwa pilcarek esok akan ber-langsung tertutup. Namun pelaksanaannya akan dikawal langsung oleh Irjen Dikti dan Komisi X DPR RI. Prof Son-dakh mengimbau, agar selu-ruh anggota senat bisa me-ngikuti pesta demokrasi kampus ini dengan baik. “Agar cerminan sebagai kaum intelektual bisa terpancar, dan nantinya rektor yang terpilih merupakan orang yang benar-benar layak untuk memimpin Unsrat,” tukasnya.
Ditambahkan Sondakh, ang-gota senat akan bertambah dan diperkirakan menjadi 112 orang. Hal tersebut karena adanya beberapa guru besar yang akan dikukuhkan pada Rabu (09/04) ini. Di sisi lain, mendekati pelaksanaan pilca-rek ulang, mahasiswa pasca- sarjana Unsrat, Altin Tumeng-kol mengharapkan, agar rektor yang terpilih nantinya adalah sosok yang mempunyai masa lalu yang bersih serta dapat membawa Unsrat ke masa depan yang cerah.
“Selain itu juga sosok rektor ke depan sesuai dengan kebu-tuhan zaman dan peradaban, serta mampu membawa Un-srat menjadi teladan bagi per-guruan tinggi lain,” pinta Tu-mengkol.
Sedangkan staf pengajar FISIP, Drs Ronny Gosal me-minta, agar pemilihan calon rektor kali ini, tidak diintervensi oleh penjabat rektor.
“Sebagai kalangan intelek-tual, civitas Unsrat memohon kiranya pelaksanaan pemilihan rektor kedua ini tidak terjadi intervensi atau tekanan-teka-nan dari penjabat rektor terha-dap senat Unsrat,” tandas Go-sal, yang juga mantan Pem-bantu Dekan III Bidang Kema-hasiswaan FISIP Unsrat, kepada koran ini semalam (08/04).
Ingat, kata Gosal, para senat itu adalah kalangan intelek-tualis dan sangat dihargai ma-syarakat. “Biarkanlah para in-telektual itu menggunakan hak-nya, jangan diintervensi. Biar-kan kemerdekaan mengeluar-kan pendapat menjadi jaminan haknya,” tutur Gosal. Semen-tara itu, menjelang hari pemi-lihan yang tinggal 2 hari lagi, ‘SMS gelap’ makin marak ber-edar di kalangan anggota senat. Isinya antara lain, kerap men-diskreditkan sejumlah calon dengan berbagai isu yang ma-sih perlu dibuktikan.(uly/ade- Komentar Manado



Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://alumnifatek.forumotion.com
 
6 Profesor Perebutkan Kursi Rektor Unsrat
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www. alumnifatek.forumotion.com :: Halaman Utama :: Tampilan Pada Portal-
Navigasi: