www. alumnifatek.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortailPortail  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  KawanuaKawanua  Media Fatek OnlineMedia Fatek Online  KAMPUSKAMPUS  

Share | 
 

 Hari ini, Senat Unsrat pilih carek tiga besar

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
avatar

Jumlah posting : 549
Registration date : 08.01.08

PostSubyek: Hari ini, Senat Unsrat pilih carek tiga besar   Thu Apr 10, 2008 9:19 am

Hari ini, Senat Unsrat pilih carek tiga besar
Irjen: Suara Terbanyak Belum Tentu Jadi Rektor


Pemilihan ulang calon Rektor (carek) Unsrat dipastikan ber-langsung hari (10/04) ini. Pe-milihan ini menarik perhatian berbagai kalangan sampai di tingkat nasional, sehingga Irjen Dikti dan sejumlah anggota komisi X merasa perlu untuk memantaunya secara langsung. Namun sehari menjelang pemi-lihan, Irjen Dikti Mohammad Sofyan perlu mengingatkan, bahwa calon rektor yang meraih suara terbanyak, tidak mutlak menjadi rektor definitif.
“Calon rektor (carek) peraih suara terbanyak pilihan senat Unsrat, belum tentu menjadi rek-tor. Sebab tiga calon rektor yang terpilih nanti masih akan diseleksi kembali oleh pusat dalam hal ini Mendiknas,” terang Sofyan di sela-sela pengukuhan guru besar Unsrat, Rabu (09/04) kemarin. Sementara itu, semakin dekat hari ‘H’ pemilihan, dinamika di Unsrat makin panas.
Selain SMS kampanye dan sa-ling mendiskreditkan marak diki-rim ke handphone sejumlah ang-gota senat, ada exposing yang mengatakan, telah terjadi aksi mo-ney politics, black campaign dan intimidasi terkait pemilihan carek.
Bahkan sejumlah akademisi yang mengatasnamakan Fo-rum Pemantau Independen Pilcarek (FPIP) Unsrat yang terdiri dari Ir B Rorimpandey MP, Dr Julius Pontoh, Ir Cel-cius Talumingan dan Ir J N Dumais membeberkan, ada-nya pelanggaran Pilcarek Un-srat seperti yang disebutkan tadi.
“Pelanggaran ini nantinya dapat mengancam kehormatan senat universitas serta civitas akademika Unsrat,” tutur anggota FPIP saat konferensi pers, Rabu (09/04) kemarin. Mereka meminta kandidat yang melakukan praktik money politics digugurkan dan diseret ke peradilan.
“Hal ini nantinya akan ber-pengaruh terhadap kualitas rektor yang terpilih,” tutur mereka.
Namun disayangkan, saat ditanyai siapa-siapa saja yang melakukan praktik money politics, black campaign dan intimidasi, keempat anggota FPIP Unsrat ini tidak membe-berkannya. Sementara secara terpisah, Irjen Dikti menegas-kan, siapa saja yang menemu-kan bukti akurat tentang sia-pa-siapa yang berbuat cu-rang, akan ditindak tegas pi-haknya.
“Jika ada yang menemukan bukti dari pihak-pihak yang berbuat curang segera lapor kepada saya dan nantinya akan diproses secara hukum,” tegas Irjen seraya mengimbau agar para anggota senat dan calon rektor bisa berdemokrasi dengan baik, sehingga rektor yang terpilih bukan produk kecurangan namun benar-benar sesuai hati nurani.
Sedangkan Anggota Komisi X DPR RI yang diketuai Drs H A Mujib Rohmat menyata-kan, pihaknya akan meman-tau secara langsung pelaksa-naan Pilcarek Unsrat. “Se-hingga proses pemilihan rek-tor Unsrat benar-benar dapat membawa proses pemilihan Rektor Unsrat dalam bingkai-bingkai demokrasi dan sesuai ketentuan perundang-un-dangan yang berlaku,” tutur Rohmat.
Di sisi lain, beberapa civitas akademika Unsrat mengingat-kan agar pelaksanaan pilcarek harus sesuai aturan. Hal ini di-sampaikan oleh Dosen Fakul-tas Ekonomi Unsrat Hendrik Manossoh SE MSi Ak mengata-kan agar dalam pemilihan nanti anggota senat harus me-mikirkan kepentingan Unsrat. “Saya harapkan agar anggota senat betul-betul memilih ca-lon rektor yang benar-benar da-pat membangun Unsrat. Un-tuk itulah para anggota senat dapat mementingkan kepenti-ngan Unsrat, dan bukan ke-pentingan pribadi semata,” ucapnya menjawab Komentar.
Sedangkan dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat, Heard Runtu-wene SPi MSc mengatakan, si-apa pun rektor yang ditetap-kan oleh presiden melalui men-diknas nantinya, harus dite-rima semua kalangan. “Karena sesuai aturan, senat hanya memberi pertimbangan, men-teri mengusulkan dan presi-den yang menetapkan,” ujar Runtuwene sembari meng-ingatkan agar para carek menghindari politik uang.
KANDIDAT
Pada pemilihan yang akan diikuti sekitar 111 anggota se-nat Unsrat, terdapat enam ca-lon rektor yang maju. Mereka adalah Prof Dr Donald Rumo-koy MH, Prof Dr Ellen Kumaat DEA, Prof dr Sarah Warouw, Prof Dr BH Moningka, Prof Dr KWA Masengi dan Prof Dolfie Mokoagouw. Perkembangan sampai kemarin, nama Prof Kumaat yang dikenal cerdas dan berani dalam mengaspira-sikan ketidakbenaran di Un-srat lalu, terus menjadi buah bibir sebagai calon yang ba-nyak diinginkan civitas akade-mika Unsrat.
Doktor lulusan Prancis terse-but, juga dikenal pemimpin yang profesional serta hebat dalam konsep dan penerapan-nya. Selain itu, dia adalah aka-demisi murni yang tidak ter-kooptasi politik. Kumaat yang saat ini menjabat dekan fa-kultas teknik mengatakan, di-rinya mencalonkan diri karena merasa terpanggil untuk membawa Unsrat lebih baik ke depan.
Sementara saingan terde-katnya, adalah Dekan Fakul-tas Hukum, Prof Dr Donald Rumokoy MH. Nama Rumo-koy sempat populer setelah di-rinya menjabat Ketua KPUD Sulut dan setelah mengakhiri tugas di lembaga penyelengga-ra pemilu dan pilkada itu, Ru-mokoy mengabdikan diri di kampus dan terpilih sebagai dekan. Dalam pemilihan per-tama lalu, Rumokoy terpilih dengan suara terbanyak. Na-mun hasil pilcarek tahun 2007 itu dianulir, karena ada anggota senat yang dinilai tidak sah.
Calon lainnya yang bisa men-jadi ‘kuda hitam’ adalah Prof dr Sarah Warouw. Nama de-kan fakultas kedokteran ini sempat melejit di urutan ketiga dalam pilcarek pertama. Na-mun kans Prof Warouw kali ini kurang bagus, karena ada ca-lon dari fakultas kedokteran lainnya yang mendaftar, yakni Prof dr BH Moningka. Sehing-ga suara senat dari kedokteran yang cukup banyak, harus ter-bagi.
GUBERNUR
Gubernur Sulut, Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) meng-ungkapkan harapannya su-paya proses Pemilihan Calon Rektor (Pilcarek) Unsrat Ma-nado yang akan digelar Kamis (10/04) ini, berjalan demokra-tis dan intelek, tanpa dikotori praktik-praktik tak terpuji, khususnya politik uang.
“Mari kita menunjukkan bahwa kampus adalah tem-patnya kaum intelektual yang menjalankan proses dengan elegan dan terhormat. Karena itu hindari sikap menghalal-kan segala cara untuk menca-pai tujuan tertentu, apalagi sampai memakai money poli-tics,” kata gubernur sebagai-mana dikutip dari Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Set-daprop Sulut, Drs Roy Tumiwa MPd, Rabu (09/04) kemarin.
Lanjut gubernur, komunitas Unsrat, harus menampakkan bahwa perguruan tinggi ini adalah gudangnya orang-orang yang bisa dijadikan panutan, khususnya dalam hal penegakan demokrasi. “Unsrat ini adalah perguruan tinggi kebanggaan Sulut. Jagalah kebanggaan itu, termasuk dalam proses pilca-rek. Apalagi akan dipantau langsung oleh Komisi IX DPR RI,” tukasnya.
Gubernur juga mengung-kapkan, apa yang terjadi wak-tu lalu (Pilcarek dibatalkan) cukup menjadi pelajaran ber-harga untuk melaksanakan proses pilrek yang lebih man-tap dan terutama sesuai atur-an. “Dengan jalan yang baik, saya yakin akan membawa hasil yang maksimal pila, yakni akan terpilih rektor yang benar-benar layak memimpin Unsrat,” ujarnya.
Gubernur menambahkan, otonomi kampus juga harus be-nar-benar dihargai dan jangan diintervensi, agar demokrasi bisa berjalan maksimal. “Karena itu, tolong dicatat, bahwa Pem-prop tetap menempatkan diri dalam posisi netral dan sangat menghargai otonomi Unsrat,” pungkasnya.(uly/ftj)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://alumnifatek.forumotion.com
 
Hari ini, Senat Unsrat pilih carek tiga besar
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Hari Besar Nasional Republik Indonesia
» Renungan sehari-hari
» Selamat Hari Paskah
» Orang Tua Vs Kekasih, Pilih Siapa?
» Ritual Pagi Hari untuk Redakan Stres

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www. alumnifatek.forumotion.com :: Halaman Utama :: Tampilan Pada Portal-
Navigasi: