www. alumnifatek.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortailPortail  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  KawanuaKawanua  Media Fatek OnlineMedia Fatek Online  KAMPUSKAMPUS  

Share | 
 

 Rektor Unsrat Harus Miliki Akses Jaringan Internasional

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 549
Registration date : 08.01.08

PostSubyek: Rektor Unsrat Harus Miliki Akses Jaringan Internasional   Mon Apr 14, 2008 11:22 am

Rektor Unsrat Harus Miliki Akses Jaringan Internasional


Pemilihan calon Rektor Un-srat yang kedua kalinya su-dah berlangsung dengan baik dan lancar. Tiga nama calon telah berhasil dijaring senat universitas, yakni Prof Dr Do-nald Rumokoy MH, Prof Dr Ellen Kumaat DEA dan Prof dr Sarah Warouw. Mereka akan dikirim ke Tim Penilai Akhir (TPA) di pusat untuk dipilih sebagai rektor definitif.
Siapapun yang terpilih, itu sudah merupakan yang ter-baik. Namun ada sejumput ha-rapan dari kalangan akade-misi terkait rektor ideal yang diidamkan. ‘’Terlepas dari syarat dan ketentuan yang sudah ada, saya kira tim pe-nilai akhir juga mempunyai kriteria tambahan, karena peraturan memungkinkan untuk itu,’’ ungkap Dr Arnold Laoh ketika diwawancarai Komentar, Minggu (13/04).
Dia sendiri mengharapkan, rektor Unsrat harus memiliki nilai plus. Salah satunya, untuk menjawab perkemba-ngan dunia dewasa ini, kata Laoh, seorang pimpinan universitas, harus bisa memi-liki aksesibilitas yang luas ke dunia internasional. ‘’Dia ha-rus menciptakan dan mem-bangun networking interna-sional guna menaikkan gengsi dan kualitas universitas. Hal ini tentunya akan sangat di-tentukan oleh kemampuan berkomunikasi,’’ tandas Laoh.
Adapun kemampuan untuk berkomunikasi, sangat diten-tukan oleh kemampuan ber-bahasa asing, selain kualitas intelektual dan integritas pribadi yang bersih. ‘’Jadi se-orang rektor itu harus benar-benar menguasai bahasa asing. Apalagi menjelang WOC mendatang,’’ katanya. Peserta WOC sendiri, diakui-nya, banyak dari kalangan akademisi. Nah, ketika me-reka ke Sulut, yang akan dili-hat juga adalah perguruan tingginya. ‘’Terutama pim-pinannya. Kalau tidak bisa berkomunikasi, kan sulit.’’
Pimpinan universitas yang hanya berkutat di lokal saja dan tidak memiliki aksesi-bilitas ke dunia internasional, sudah bisa dipastikan tidak bisa membawa universitasnya maju. ‘’Tugas rektor nantinya cuma sekadar menyalurkan anggaran dan mengatur ujian mahasiswa,’’ katanya. Namun begitu, terkait rektor Unsrat, dia menyerahkan mekanisme-nya pada aturan. Soal kans? Dia melihat ketiga calon tetap memiliki peluang yang sama. ‘’Kini bagaimana tim penilai akhir melihat siapa yang terbaik.’’
Dari catatan koran ini, da-lam kasus Pilcarek Unima ta-hun 1999 silam, nama Prof Lombok berhasil terpilih se-bagai rektor oleh tim penilai akhir, padahal yang bersang-kutan bukan peraih suara terbanyak dalam pemilihan di tingkat senat. Malah Lombok hanya 9 suara, dan Prof Tu-rang peraih terbanyak dengan 36 suara disusul Prof Lonan di tempat kedua dengan 12 suara. Tapi hasil akhir nama Prof Lombok yang terpilih. Oleh sebab itu, Irjen Depdagri sudah mengingatkan, peraih suara terbanyak bukan ber-arti sudah menjadi calon terpilih.(rik) - Komentar
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://alumnifatek.forumotion.com
 
Rektor Unsrat Harus Miliki Akses Jaringan Internasional
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Opsi ke Mahkamah Internasional Harus Ditolak
» Terjun payung
» Wanita Pintar Harus Pura-pura Bodoh Demi Bisa Nikah?
» Kode rahasia hp
» Koleksi Make Up Wajib Wanita

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www. alumnifatek.forumotion.com :: Halaman Utama :: Tampilan Pada Portal-
Navigasi: