www. alumnifatek.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortailPortail  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  KawanuaKawanua  Media Fatek OnlineMedia Fatek Online  KAMPUSKAMPUS  

Share | 
 

 Emosi, Mahasiswa Unas Angkat Kaki

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
avatar

Jumlah posting : 549
Registration date : 08.01.08

PostSubyek: Emosi, Mahasiswa Unas Angkat Kaki   Mon May 26, 2008 11:52 pm

Emosi, Mahasiswa Unas Angkat Kaki


Senin, 26 Mei 2008 | 14:27 WIB

JAKARTA, SENIN - Jalannya Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi III dan mahasiswa Universitas Nasional (Unas) di Gedung DPR, Senin (26/5), berlangsung panas. Seorang mahasiswa, Reza Gusnadi (sebelumnya diberitakan anggota tim advokasi) angkat kaki dari ruang rapat. Ia terlihat emosi menimpali pernyataan anggota Komisi III, Wila Chandra, yang meminta klarifikasi pernyataan Reza yang menyatakan bahwa sebelum melakukan penyerbuan, polisi tidak melakukan negosiasi dan tidak menyemprotkan gas air mata seperti yang selama ini terjadi.

"Ratusan kali kami aksi, biasanya ada penyemprotan air atau gas air mata sebagai peringatan. Tapi ini tidak, negosiasi juga tidak ada," kata Reza menjawab pertanyaan anggota dewan. "Tapi saya lihat di salah satu TV, polisi sudah menyemprotkan gas air mata dan terlihat juga dari barisan mahasiswa melemparkan semacam bom molotov. Itu yang saya lihat dari televisi," ujar Wila.

Namun, belum selesai Wila menyampaikan pernyataannya, Reza memotong dan berkata,"Jam berapa ibu lihat itu? Saya nggak ada lihat yang seperti itu. Ibu jangan gitu dong," kata Reza dengan nada tinggi, dan tak menghiraukan peringatan pimpinan Komisi III Terimedya Pandjaitan.

"Tolong ya, kita dengarkan saja, jangan emosi," ujar Trimedya.
"Kalau begini caranya, saya keluar saja. Tidak ada gunanya disini," kata Reza sembari melangkah keluar meninggalkan ruang rapat komisi.

Sikap Reza ini disesalkan sejumlah anggota komisi III. "Kita tidak boleh alergi dengan kritikan. Seharusnya, kita sebagai kaum intelektual harus bisa menahan emosi. Anggota (DPR) kan hanya mengklarifikasi apa yang dilihat, didengar dan dibaca. Itu semua kita kumpulkan sebagai fakta dan perlu diklarifikasikan," ujar Trimedya menutup RDPU.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://alumnifatek.forumotion.com
 
Emosi, Mahasiswa Unas Angkat Kaki
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Hadirkan Kaki Seksi, Segar, dan Cantik
» Satpol PP dan Pedagang Kaki Lima
» Cukur Kaki Bos Virgin, Bayar 400 Ribu Pounds
» Selamat Ujian Nasional
» Angka Setan... 666

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www. alumnifatek.forumotion.com :: Halaman Utama :: Tampilan Pada Portal-
Navigasi: