www. alumnifatek.forumotion.com
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.
www. alumnifatek.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortailPortail  PencarianPencarian  Latest imagesLatest images  PendaftaranPendaftaran  Login  KawanuaKawanua  Media Fatek OnlineMedia Fatek Online  KAMPUSKAMPUS  

 

 Obama Siap Rebut Dukungan Perempuan

Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
Admin


Jumlah posting : 549
Registration date : 08.01.08

Obama Siap Rebut Dukungan Perempuan Empty
PostSubyek: Obama Siap Rebut Dukungan Perempuan   Obama Siap Rebut Dukungan Perempuan Icon_minitimeThu Jan 24, 2008 6:00 pm

Obama Siap Rebut Dukungan Perempuan

Obama Siap Rebut Dukungan Perempuan 08hillar
AP/Elise Amendola

Salah satu calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton berkampanye di Dover, New Hampshire, Amerika Serikat, Senin (7/1).

[NEW HAMPSHIRE] Kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama (46 tahun), yang diunggulkan dalam sejumlah jajak pendapat, tidak hanya berupaya meraup dukungan suara dari para pemilih muda dalam kontes New Hampshire, Selasa (8/1). Obama juga berupaya membujuk para pemilih independen dan kelompok perempuan agar memberikan suara pada dirinya.

Kemenangan Obama atas saingannya, Hillary Rodham Clinton, dalam Kaukus Iowa pekan lalu juga berkat dukungan dari para pemilih muda yang berusia di bawah 30 tahun. Dalam sejumlah jajak pendapat Obama unggul dua digit dari Hillary menjelang digelarnya primary New Hampshire.

Survei USA Today/Gallup memberikan Obama posisi 13 poin lebih unggul ketimbang Hillary. Sedangkan CNN/WMUR memperlihatkan Obama, senator dari Illinois, unggul sepuluh poin dari Hillary.

Sebaliknya, Hillary yang menderita kekalahan di Kaukus Iowa, serta tidak diunggulkan dalam sejumlah jajak pendapat menjelang kontes New Hampshire, sepanjang kampanye kemarin tampak diliputi suasana emosional.

Mengacu sejumlah analisis, enam dari sepuluh kandidat Partai Demokrat yang akan ikut dalam kontes New Hampshire adalah kaum muda berusia 30 tahun ke bawah. Mayoritas penduduk New Hampshire berkulit putih.

Tetapi, dukungan dari para pemilih muda semata tidak akan cukup untuk mengamankan pencalonan Obama agar bisa berlaga dalam pemilihan presiden 4 November mendatang, sekaligus menorehkan sejarah baru perpolitikan sebagai presiden berkulit hitam pertama di AS.

Menurut Pew Research Center, Obama harus dapat pula memenangi dukungan dari pemilih perempuan, yang menempati porsi 59 persen dalam proses primary di tingkat nasional. Obama juga harus dapat memenangi dukungan dari para pemilih independen, tidak peduli apakah mereka tercatat sebagai anggota Partai Demokrat atau Republik.

Berjuang Keras

Sementara itu, Hillary Clinton kini berjuang keras agar tidak mengalami kegagalan untuk kedua kali di New Hampshire. Hillary terpaksa berada pada posisi yang defensif ketika harus menyikapi tuduhan Obama bahwa ia mewakili status quo dan hal itu merupakan sesuatu yang salah dalam perpolitikan Washington.

"Saya mewujudkan perubahan. Saya pikir dengan memiliki presiden perempuan yang pertama, perubahan sangat besar terjadi di Amerika," ujar Hillary.

Dalam kampanye di Portsmouth, New Hampshire, Senin (7/1), Hillary yang tampak sangat kelelahan berupaya keras menahan air mata. Suaranya bergetar akibat emosi. Dalam sebuah momen sangat langka setelah bertahun-tahun malang-melintang di panggung politik, perasaan terdalam Hillary akhirnya terkuak di hadapan publik. Mata Hillary langsung merah dan berkaca-kaca ketika ditanya oleh Marianne Pernold (64 tahun), bagaimana ia dapat terus bertahan untuk menjalani hari-harinya berkampanye guna memenangkan kursi kepresidenan.

"Tidak mudah. Saya tidak akan mampu melakukannya, apabila saya tidak sedemikian yakin bahwa pencalonan ini adalah hal tepat yang harus dilakukan," kata Hillary, dalam sebuah percakapan dengan para pemilih di sebuah kedai kopi, sehari menjelang primary New Hampshire.

Sementara untuk pencalonan dari Partai Republik, jajak pendapat terbaru dari USA Today/Gallup memperlihatkan John McCain berada pada posisi unggul ketimbang Mitt Romney dengan perolehan suara 34 berbanding 30. Sedangkan CNN/WMUR memperlihatkan McCain unggul enam poin dari Romney, yakni meraih 32 persen suara berbanding 26 persen. [AFP/AP/Rtr/E-9]
Kembali Ke Atas Go down
https://alumnifatek.indonesianforum.net
 
Obama Siap Rebut Dukungan Perempuan
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Klan Kennedy Perkuat Dukungan untuk Obama
» Perguruan Tinggi Siap-siap Naikkan Biaya
» Rencana Pemilihan Ulang Rektor Tuai Dukungan
» Menjadi Perempuan yang Sejahtera
» SONDAKH, SIAP MUNDUR

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www. alumnifatek.forumotion.com :: KATAGORI BERITA :: Internasional-
Navigasi: