www. alumnifatek.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortailPortail  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  KawanuaKawanua  Media Fatek OnlineMedia Fatek Online  KAMPUSKAMPUS  

Share | 
 

 PRESIDEN ARROYO JANJI HADIR WOC’09 DI MANADO:

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 549
Registration date : 08.01.08

PostSubyek: PRESIDEN ARROYO JANJI HADIR WOC’09 DI MANADO:   Wed Jun 25, 2008 9:40 am

PRESIDEN ARROYO JANJI HADIR WOC’09 DI MANADO:

Bertemu Gubernur Sulut S.H. Sarundajang di Washington DC.




Laporan: Dr Noldy Tuerah dan Dr Tonny Wagey

Dukungan terhadap World Ocean Conference (WOC) semakin meluas. Kali ini dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Negara Pilipina, Presiden Arroyo, pada saat pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Utara Bapak S. H. Sarundajang di The Willard Inter Continental, Washington D.C. Amerika Serikat, tanggal 23 Juni 2008, jam 11’30 sampai 13’00 waktu setempat.

Pertemuan tersebut dilakukan diantara kesibukan kunjungan kerja Ibu Presiden Arroyo di Amerika Serikat pada saat pertemuan khusus dengan kalangan terbatas (beberapa Duta Besar Negara-Negara Sahabat, Perwakilan beberapa Departement Pemerintah Amerika Serikat, LSM Lingkungan, dan Pengusaha). Dari pihak Indonesia diwakili oleh Duta Besar dan Berkuasa Penuh Indonesia di Amerika Serikat Bapak dan Gubernur Sulawesi Utara Bapak S. H. Sarundajang. Pertemuan Gubernur Sulawesi Utara dengan Ibu Presiden Arroyo adalah bagian dari tugas yang diperintahkan oleh Presiden Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudoyono untuk menyampaikan kesiapan Pemerintah Sulawesi Utara akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan World Ocean Conference (WOC) 2009.

Dalam pertemuan tersebut, Ibu Presiden Arroyo menyampaikan berbagai inisiatif yang telah dilakukan Pemerintah Pilipina berkaitan dengan Coral Triangle Initiative (CTI). Dimana pertemuan tingkat kepala negara atau Coral Triangle Initiative (CTI) Summit akan dilaksanakan di Manado pada tanggal 15 Mei 2009 akhir dari serangkaian kegiatan dalam World Ocean Conference (WOC) 2009.

Bapak S. H. Sarundajang menyampaikan kesiapan menjadi tuan rumah World Ocean Conference (WOC) dan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit di Manado serta mengundang kepada Presiden Arroyo. Kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara adalah salah satu dari empat orang yang diberikan kesempatan oleh pengatur acara untuk menyampaikan dalam bentuk pidato singkat pada forum resmi tersebut.

Setelah acara resmi selesai, Gubernur Sulawesi Utara diberikan waktu khusus untuk menyampaikan inisiatif pemerintah Indonesia sedang menyiapkan konsep Traditional Fishing Rights untuk dibicarakan dengan pemerintah Pilipina. Konsep ini diharapkan akan dapat mengatsi permasalahan-permasalahan yang dihadapi kedua negara (Pilipina dan Indonesia) di wilayah perbatasan berkaitan dengan illegal fishing.

Aspek lain yang disampaikan Gubernur Sulawesi Utara kepada Ibu Presiden Arroyo adalah peningkatan kerjasama ekonomi di kawasan Brunei, Indonesia, Malaysia, Philippines, East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA). Lebih lanjut Bapak Gubernur sampaikan kepada Ibu Presiden bahwa kawasan BIMP-EAGA memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan industri pariwisata bahari (Marine Tourism Industry). Sehingga sangat penting untuk pemerintah kedua pihak mendorong, menfasilitasi, dan peningkatan hubungan udara di wilayah BIMP-EAGA. Transportasi udara menjadi kunci utama menjembatani kawasan BIMP-EAGA dan peningkatan industri wisata bahari.

Disela-sela kesibukan kunjungan kerja Bapak Gubernur Sulawesi Utara melakukan pertemuan-pertemuan secara marathon dengan berbagai stakeholders baik dari pihak pemerintah, LSM, institusi internasional, dan pelaku bisnis, di New York dan Washington, Bapak Gubernur juga menyiapkan waktu untuk bertemu khusus dengan masyarakat Sulawesi Utara—dimana sebagian besar dari mereka sudah menetap puluhan tahun di negara Paman Sam.

Kerinduan akan tanah leluhur sangat nampak pada pertemuan Bapak Gubernur dengan masyarakat Kawanua yang bermukim di negara bagian New York dan New Jersey. Diperkirakan sekitar 400 orang Kawanua (dari orang tua sampai bayi) ikut hadir dalam acara “Malam Baku Dapa Warga Sulut USA di New Jersey dan sekitarnya dengan Gubernur Sulawesi Utara Bapak S. H. Sarundayang”. Pertemuan ini difasilitasi oleh Keluarga Kawanua Langowan (KKL) dan dihadiri oleh Rukun Tondano, Tonsea, Kakas, Kawangkoan, Sonder, Amurang, dan Tomohon.

Setelah acara kebaktian dipimpin oleh Bapak Pendeta Frangky Londah selesai, dilanjutkan dengan penyampaian Bapak Gubernur mengenai tujuan kunjungan kerja ke New York dan Washington—dimana Bapak Gubernur sebagai Delegasi Pemerintah Republik Indonesia untuk ikut serta pada Meeting of States Parties to the United Nations Convention on the Law of the Sea, United Nations, New York.

Lebih lanjut Bapak Gubernur menjelaskan perkembangan pembangunan di Sulawesi Utara, persiapan pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) 2009 dimana Coral Triangle Initiative (CTI) Summit akan menutup beberapa rangkaian kegiatan WOC, dan dalam CTI Summit akan dihadiri oleh beberapa kepala negara (Pilipina, Malaysia, Timor Leste, Papua New Guinea, Salomon Islands, dan Indonesia).

Setelah penyampaian Bapak Gubernur, dilanjutkan dengan tanya jawab. Pada sesi tanya jawab, sangat jelas refleksi kecintaan masyarakat Kawanua di USA terhadap tanah leluhur mereka. Menanyakan berbagai hal mulai dari reklamasi pantai, perbaikan jalan, kesiapan-kesiapan pemerintah daerah mengenai WOC, sampai pernyataan resmi Ketua Kerukunan Tonsea menolak penambangan emas di Minahsa Utara. Karena fasilitas internet, memudahkan mereka berkomunikasi dengan keluarga, saudara, dan teman di Sulut. Jadi banyak hal, mereka hanya mengikuti perkembangan Sulut melalui internet. Sehingga mereka menginginkan penjelasan langsung dari Bapak Gubernur Sulawesi Utara.

Penyampaian Bapak Gubernur diakhiri dengan tiga lagu dan dimulai dengan “Makan Batata Colo Dabu-Dabu, Ikan Roa, Dapa Inga … Pulang Jo …”, sebagian dari isi lagu dinyanyikan oleh Bapak Sarundajang. Kemudian dilanjutkan penyampaian oleh Konjen RI New York, Ibu Trie Edi Mulyani. Salah satu bagian dari pidato beliau mengatakan Masyarakat Kawanua adalah salah satu kelompok masyarakat Indonesia di USA yang dinamis dan sangat kompak. Setiap beliau menghadiri pertemuan dengan masyarakat Kawanua pasti yang hadir banyak orang dan selalu makan enak khas kuliner Manado.

Lebih lanjut Ibu Konjen mengingatkan bahwa jangan sungkan untuk datang ke kantor beliau. Dan jangan hanya datang untuk menyampaikan masalah yang dihadapi tetapi sampaikan juga hal-hal yang menggembirakan. Dalam pertemuan tersebut Ibu Konjen didampingi oleh dua staf Konjen, dan dihadiri juga oleh Tokoh Masyarakat Sulut Prof. DR. Welly Roeroe yang saat itu baru tiba di New Jersey. nt@dc
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://alumnifatek.forumotion.com
 
PRESIDEN ARROYO JANJI HADIR WOC’09 DI MANADO:
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Quora Telah hadir sebagai Pesaing Twitter
» Pangeran William-Kate Menikah

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www. alumnifatek.forumotion.com :: KATAGORI BERITA :: Manado & Sulut-
Navigasi: