www. alumnifatek.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortailPortail  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  KawanuaKawanua  Media Fatek OnlineMedia Fatek Online  KAMPUSKAMPUS  

Share | 
 

 Dicari, Peneliti Muda Berbakat

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 549
Registration date : 08.01.08

PostSubyek: Dicari, Peneliti Muda Berbakat   Tue Nov 25, 2008 3:31 pm

Dicari, Peneliti Muda Berbakat



Penelitian, di samping pelayanan masyarakat dan pendidikan, merupakan satu dari tiga pilar utama perguruan tinggi. Karena itu, sebuah perguruan tinggi diwajibkan melakukan penelitian. Namun, pada kenyataannya sulit menemukan peneliti muda berbakat yang mau melakukan hal itu. Ironisnya lagi, masih banyak dosen yang tidak berinisiatif melakukan hal itu, tentu dengan berbagai alasan. Satu di antaranya adalah kurangnya dana. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa Universitas Sahid menggelar lokakarya khusus mengenai metodologi penelitian.

Lokakarya ini dibuat oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama (LP2MK) Usahid dan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M) Dinas Pendidikan Tinggi dan Nasional (Dikti dan Diknas) beberapa waktu lalu. Pesertanya sebagian besar dosen muda atau pemula dalam bidang penelitian. Mereka, kemudian diberi bekal ilmu meneliti, mulai dari mencari konsep penelitian, usul penelitian, hingga teknis penulisan.

Koordinator DP2M Dikti-Diknas, Prof Dr Ir Suminar Setiati Achmadi mengatakan, ada banyak aspek yang membuat orang enggan melakukan penelitian. "Secara kuantitas, penelitian yang dilakukan perguruan tinggi bagus, namun sayangnya tidak disertakan kualitas yang bagus pula. Hal tersebut disebabkan kurangnya motivasi dalam melakukan penelitian dan kurang pahamnya para praktisi pendidikan dalam menghasilkan penelitian yang baik," ujar Suminar.

Sebagai pihak yang berkewajiban membantu perkembangan institusi pendidikan, Suminar berpendapat bahwa tindakan mendasar yang perlu dilakukan saat ini adalah membangkitkan motivasi para dosen untuk meneliti yang tidak sekadar selesai, tapi juga benar-benar berpengaruh dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Hal tersebut penting mengingat motivasi melakukan penelitian masih sangat minim di Indonesia. Padahal, melalui penelitian sebuah perguruan tinggi atau universitas dapat semakin memperkaya bahan ajar, yang akhirnya juga akan berdampak pada peningkatkan reputasi universitas itu sendiri. Selain itu, dengan mengadakan penelitian, dampak positif yang akan dirasakan secara pribadi adalah peningkatan jenjang jabatan pengajar dan mempromosikan keahlian diri.

Publikasi


Satu hal yang selama ini menjadi permasalahan, selain motivasi dalam penelitian, pada perguruan tinggi di Indonesia, seperti dikatakan Suminar adalah tidak adanya publikasi dan sulitnya perolehan paten atas hasil karya ilmiah seseorang. "Amat disayangkan, dana yang telah diberikan untuk melakukan penelitian pada kenyataannya masih belum dapat diusahakan dengan maksimal untuk mendapatkan publikasi yang sifatnya luas," katanya.

Di samping itu, sebagai bahan introspeksi diri dan melihat dari kenyataan yang ada, Suminar berpendapat, sulitnya perolehan paten disebabkan oleh penelitian yang tidak berorientasi pada paten itu sendiri. Karya ilmiah atau penelitian yang berorientasi pada paten adalah penelitian yang bersifat inovatif dan dapat dibuktikan bahwa penelitian tersebut adalah yang pertama kalinya dilakukan dalam sejarah penelitian, sehingga produk yang dihasilkan nantinya menjadi kompetitif.

Menanggapi produk yang kompetitif dan inovatif, Kepala LP2MK Usahid, Dr Ir Kohar Sulistyadi MSIE, mengusulkan, penelitian yang bisa dikembangkan saat ini, khususnya dalam lingkup dosen-dosen muda di Usahid adalah penelitian yang berorientasi pada produk-produk yang dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha kecil dan menengah (UKM).

Kohar mengatakan, hal tersebut telah mulai diwujudkan Usahid dengan melakukan kerja sama atau penandatangan kesepakatan kerja sama dengan beberapa UKM yang ada di Kota Depok, Jawa Barat. Depok dipilih karena menurut pengamatan yang telah dilakukan, kota tersebut sedang mengembangkan agribisnisnya, yaitu pengelolaan buah belimbing.

"Sebagai contoh sederhana saja, dari pengembangan yang dilakukan secara berkelanjutan di Kota Depok, misalnya dengan mengembangkan cara pengolahan buah belimbing sehingga menghasilkan produk-produk berbahan dasar belimbing yang inovatif, tidak tertutup kemungkinan Depok, nantinya akan menjadi kota yang identik dengan buah belimbing. Tidak ubahnya Kota Malang yang terkenal dengan buah apelnya," jelas Kohar yang juga dosen pariwisata Usahid.

Dengan diadakannya lokakarya dalam rangka pembekalan kepada tenaga pengajar tentang ilmu penelitian ini, Kohar berharap kuantitas dan kualitas penelitian, khususnya di Usahid dapat semakin meningkat dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat. [WWH/L-8]

SPD
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://alumnifatek.forumotion.com
 
Dicari, Peneliti Muda Berbakat
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» 'Boleh Nikah Muda Tapi Jangan Buru-buru Hamil'
» Kesepian...

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www. alumnifatek.forumotion.com :: Halaman Utama :: Tampilan Pada Portal-
Navigasi: