www. alumnifatek.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortailPortail  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  KawanuaKawanua  Media Fatek OnlineMedia Fatek Online  KAMPUSKAMPUS  

Share | 
 

 Dugaan Plagiat Karya Ilmiah, LIPI Turunkan Pangkat Kepala BMKG

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 549
Registration date : 08.01.08

PostSubyek: Dugaan Plagiat Karya Ilmiah, LIPI Turunkan Pangkat Kepala BMKG   Sun Dec 14, 2008 10:32 am

Dugaan Plagiat Karya Ilmiah

LIPI Turunkan Pangkat Kepala BMKG



Sri Woro Budiati Harijono

[JAKARTA] Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membatalkan kenaikan pangkat fungsional peneliti Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Sri Woro Budiati Harijono dari golongan IVA kembali ke jenjang semula III C.

Pembatalan kenaikan pangkat tersebut diputuskan setelah LIPI menemukan adanya fakta ketidakbenaran dalam proses pengajuan angka kredit sebagai syarat kenaikan golongan peneliti tersebut.

Kepala LIPI, Umar Anggara Jenie, dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (12/12), mengatakan, surat pembatalan yang akan ditandatangani hari itu juga, segera akan dikirimkan ke Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut, Ketua Tim Penilai Peneliti Pusat (TP3) Lukman Hakim, Sekretaris Utama LIPI Rohali Abdulhadi, dan Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Peneliti LIPI Bashori Imron.

Kasus yang cukup pelik dan aneh ini mulai menjadi perhatian setelah secara mengejutkan pertengahan bulan lalu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG Mezak Arnold Ratag menuduh atasannya, Sri Woro memplagiat karya ilmiahnya yang berjudul Development of Modalities to Acquire and Implement Less GHG Emission Technologies tahun 2001 lalu.

Tuduhan itu disampaikan Mezak setelah menemukan bukti adanya buku terbitan BMKG tahun 2007 dengan penulis Sri Woro yang berjudul Less Greenhouse Gas Emission Technologies in The Context of Climate Change yang ternyata isinya menurut Mezak, 95 persen persis dengan karya ilmiahnya tujuh tahun lalu tersebut.

Kasus ini terbilang aneh karena setelah melakukan sidang akademis terhadap kedua pihak yang bertikai, LIPI menemukan fakta bahwa Sri Woro mengaku tidak pernah menulis buku yang disengketakan tersebut dan mengirimkannya sebagai syarat kenaikan angka kredit peneliti.

Dibohongi

Di pihak lain, Mezak Ratag selaku Kepala Puslitbang BMKG yang memiliki kewenangan mengusulkan kenaikan angka kredit di instansinya, membantah pernah mengeluarkan surat tertanggal 21 Mei 2007 tentang usulan tambahan angka kredit untuk Sri Woro.

"Kasus ini sangat aneh. Semuanya membantah pernah mengeluarkan surat dan buku. Emangnya buku dan surat itu tiba-tiba turun dari langit? Anda (wartawan) bingung kan? Jangankan Anda, saya juga bingung," kata Umar Jenie.

Menurutnya, LIPI merasa telah dibohongi dan ditipu mentah-mentah karena kasus yang diakuinya sangat mencoreng dunia akademis Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional tersebut. Umar mengatakan, diturunkannya pangkat peneliti seseorang karena terkait sebuah kasus merupakan sanksi moral yang sangat besar.

Kepala TP3, Lukman Hakim, mengakui, pihaknya telah kecolongan dengan kasus yang dianggapnya sebagai sebuah kecelakaan besar di dunia akademik ini. "Ada prosedur yang tidak benar terkait pengajuan angka kredit di BMKG. Oleh karena itu kami meminta agar instansi itu memperbaikinya," ujar Lukman.

Sekretaris Utama LIPI Rohali Abdulhadi, mengatakan, meskipun sejumlah bantahan terdengar janggal, pihaknya tetap memegang prinsip dari setiap peneliti yakni kejujuran.
Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Peneliti LIPI Bashori Imron, yang pertama kali menerima berkas pengajuan angka kredit tersebut ikut bingung dengan kasus ini. Bashori mengatakan, pihaknya mengenal karyawan BMKG yang mengantarkan surat pengajuan tersebut dan petugas itu telah mendapat surat resmi dari institusinya.

"Petugas itu tiga kali bolak-balik mengantar berkas. Jelas, kami kenal karena hanya dia yang ditugaskan untuk keperluan itu," ujar Bashori.

Sementara itu, Kepala BMKG, Sri Woro tidak bisa dihubungi. Ponsel pejabat tersebut tidak aktif. Kepala Humas BMKG, Edison Gurning, saat dikonfirmasi Sabtu (13/12), mengatakan, persoalan yang menimpa pimpinannya tersebut merupakan masalah pribadi dan bukan institusi. "Kami berharap persoalan ini bisa selesai dengan baik," ujarnya. [E-7]

SPD
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://alumnifatek.forumotion.com
 
Dugaan Plagiat Karya Ilmiah, LIPI Turunkan Pangkat Kepala BMKG
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Sakit Kepala Setelah Naik Tangga Bisa Jadi Tanda Anemia
» Nasib Fiksi Ilmiah di Indonesia
» Karya masyarakat y3!!!
» Teh Daun Jati Punya Khasiat Turunkan Berat Badan
» Makna Ciuman dari Sisi Ilmiah

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www. alumnifatek.forumotion.com :: Halaman Utama :: Tampilan Pada Portal-
Navigasi: